Kamu udah di sini karena pengen nyapa seseorang. Bagus. Itu langkah pertama.
Masalahnya, kita hidup di zaman di mana nyapa orang lama jadi sesuatu yang dicurigai. "Pasti mau jualan." "Pasti MLM." "Jangan-jangan mau pinjem duit." Wajar sih, kita semua pernah jadi korban basa-basi yang ada udang di balik batu.
Tapi jangan sampai pengalaman buruk itu bikin kamu berhenti peduli sama orang-orang yang pernah ada di hidup kamu. Banyak dari mereka yang lagi nahan sendirian dan cuma butuh satu pesan kecil untuk ngerasa bahwa mereka nggak dilupakan.
Di bawah ini ada 10 template pesan yang bisa langsung kamu pakai. Tinggal pilih yang paling cocok, sesuaikan dengan gaya bicara kamu, dan kirim.
Kamu bisa langsung mengetuk tombol Salin di bagian kanan setiap kartu template di bawah ini, lalu tempelkan (paste) langsung ke chat WhatsApp kamu dan jangan lupa sesuaikan nama serta detailnya agar lebih natural ya!
1. Classic Genuine
1. Classic Genuine
"Halo [nama], apa kabar? Nggak ada agenda apa-apa kok, lagi kepikiran beberapa orang akhir-akhir ini dan kamu salah satunya. Cuma mau nyapa, mastiin kamu baik-baik aja. Kalau ada yang mau diceritain atau didoain, aku dengerin. Kalau lagi sibuk juga nggak apa-apa ya."
2. Trigger Spesifik
2. Trigger Spesifik
"Eh [nama]! Tiba-tiba inget kamu gara-gara [lihat foto lama / lewat tempat X / denger lagu Y]. Udah lama banget ya kita nggak ngobrol. Apa kabar sekarang? Semoga sehat dan baik-baik aja ya."
3. Lost Contact Bertahun-tahun
3. Lost Contact Bertahun-tahun
"[Nama]! Random banget aku tiba-tiba nge-WA haha, maaf ya. Udah berapa tahun ya kita nggak ketemu? Lagi ada fase pengen reconnect sama orang-orang yang pernah punya cerita bareng, dan kamu salah satunya. Apa kabar? Hidup lagi di babak mana sekarang?"
4. Ringan dan Santai
4. Ringan dan Santai
"[Nama], apa kabar? Tadi iseng scroll kontak dan sadar udah lama banget nggak nyapa kamu. Nggak ada apa-apa kok, purely mau tau kabar aja. Semoga sehat selalu ya!"
5. Acknowledge Jarak
5. Acknowledge Jarak
"Halo [nama], ini [nama kamu]. Tau sih pasti kaget tiba-tiba di-WA haha. Jujur akhir-akhir ini lagi belajar buat lebih sering nyapa orang-orang yang pernah jadi bagian dari hidup aku. Dan kamu salah satunya. Semoga nggak ganggu ya, cuma mau tanya kabar aja."
6. Apresiasi Masa Lalu
6. Apresiasi Masa Lalu
"Eh [nama], apa kabar? Kemarin-kemarin tiba-tiba kepikiran waktu kita [momen spesifik bareng]. Nggak kerasa udah selama itu ya. Cuma mau bilang, aku masih inget dan bersyukur pernah kenal kamu. Semoga sehat dan bahagia selalu ya."
7. Versi Pendek dan Tegas
7. Versi Pendek dan Tegas
"[Nama], apa kabar? Lagi inget kamu aja. No agenda. Sehat? Bahagia? Cerita dong kalau sempet."
8. Teman yang Pernah Bantu
8. Teman yang Pernah Bantu
"Halo [nama], apa kabar? Tadi tiba-tiba inget waktu kamu [bantuan yang pernah dikasih]. Sampai sekarang aku masih inget dan berterima kasih loh. Cuma mau nyapa dan pastiin kamu juga baik-baik aja. Semoga sehat selalu ya."
9. Soft dengan Elemen Doa
9. Soft dengan Elemen Doa
"Halo [nama], apa kabar? Tadi pas lagi berdoa, nama kamu kelewat di pikiran. Jadi pengen nyapa langsung. Kalau ada yang lagi berat atau mau didoain secara spesifik, aku dengerin. Atau cerita hal baik juga boleh, biar aku ikut bersyukur."
10. Jujur dan Vulnerable
10. Jujur dan Vulnerable
"[Nama], jujur ya, aku ngirim pesan ini ke beberapa orang yang udah lama nggak aku sapa. Bukan mau jualan, bukan mau pinjem apa-apa haha. Murni pengen tau kabar aja. Hidup kamu gimana sekarang? Aku dengerin kalau mau cerita."
Sebut nama orangnya. Sesuaikan dengan gaya bicara kamu. Dan jangan jualan apapun setelahnya.